SURABAYA — Polrestabes Surabaya menerjunkan sebanyak 1.839 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa damai yang digelar warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kota Surabaya, Jumat (31/7). Langkah ini diambil untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan lancar sekaligus menjaga kenyamanan aktivitas warga.
Rincian pasukan pengamanan terdiri dari:
- Polda Jawa Timur: 925 personel
- Polrestabes Surabaya: 425 personel
- Polsek Jajaran: 169 personel
- TNI & Instansi Pendukung: 320 personel
Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mapolrestabes Surabaya pada pukul 10.00 WIB untuk mengecek peralatan serta menyamakan prosedur pengamanan secara profesional dan humanis.
Libatkan Berbagai Unsur dan Satuan
Pengamanan kali ini melibatkan berbagai satuan fungsi, seperti Brimob, Dalmas, Samapta, Intelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Satlantas, Unit K-9, Public Address, hingga Tim Jogoboyo.
Selain itu, sinergi juga diperkuat oleh unsur TNI AD Kodam V/Brawijaya, TNI AL Marinir, Garnisun Tetap III/Surabaya, serta dukungan operasional dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
Pendekatan Persuasif dan Humanis
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfi Sulistiawan, menegaskan bahwa kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dan merangkul semua pihak.
”Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan damai. Polri hadir untuk memberikan pengamanan agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung sesuai ketentuan, tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Pol. Luthfi, Jumat (31/7).
Luthfi juga mengapresiasi keluarga besar PSHT serta masyarakat Surabaya yang konsisten menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kedisiplinan. Lewat pengerahan pasukan gabungan ini, Polrestabes Surabaya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan sejuk, aspirasi tersampaikan dengan baik, dan roda kehidupan kota tetap berjalan normal.

Leave a Reply