
SURABAYA , – Menandai berakhirnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Keluarga Besar Team Uget-Uget menyelenggarakan acara Halal Bihalal dengan penuh khidmat. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Pemimpin Redaksi Media Locus Delicti News, Abdul Munif, pada Sabtu (04/04/2026) ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk merumuskan visi strategis dan memperkuat solidaritas antarelemen masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Marmoyo, awak media, serta warga yang terdampak dugaan limbah B3. Kehadiran lintas elemen ini menegaskan posisi Team Uget-Uget sebagai wadah perjuangan sosial di Kota Surabaya.
Dalam sambutan pembukanya, Abdul Munif menekankan pentingnya transisi Team Uget-Uget menuju badan hukum yang sah. Ia berharap agar ke depannya organisasi ini segera memiliki legalitas yang kuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
”Saya berharap Team Uget-Uget segera dibuatkan legalitas. Ini penting agar organisasi kita berjalan lebih terstruktur dan memiliki landasan hukum yang kuat dalam setiap aksi nyata di masyarakat,” ujar Munif.
Ketua Team Uget-Uget, Moch Syamsul Arifin—yang akrab disapa Syam—turut memberikan arahan tegas kepada seluruh anggotanya. Syam menyoroti pentingnya menjaga etika dan menjauhi konflik internal demi kemajuan bersama.
”Di dalam ‘Dunia Persilatan’ (dunia pergerakan), apapun bisa terjadi. Maka dari itu, jangan pernah menanam rasa iri atau dengki. Kita harus bekerja sama tanpa kecemburuan sosial karena persatuan adalah kunci utama kesuksesan,” tegas Syam.
Selain itu, Syam mengajak seluruh anggota untuk mulai merumuskan visi dan misi organisasi agar setiap langkah yang diambil memiliki arah yang jelas dan berdampak luas bagi lingkungan sekitar.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Team Uget-Uget, Aris Setia Effendy (Mas Arip), mengingatkan pentingnya menjaga pondasi kejujuran, keikhlasan, dan tanggung jawab. Ia berharap Team Uget-Uget tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga menjadi instrumen yang berguna bagi bangsa dan negara.
Tidak sekadar seremoni, acara ini ditutup dengan aksi konkret melalui sesi Live Streaming Pengaduan Masyarakat. Sesi ini memberikan panggung bagi warga terdampak dugaan dumping limbah B3 untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka secara langsung.
Diskusi mendalam yang melibatkan LSM dan media dalam sesi ini menghasilkan beberapa poin evaluasi dan langkah strategis yang akan diambil untuk mengawal isu lingkungan tersebut hingga ke pihak berwenang.
Dengan berakhirnya acara ini, Keluarga Besar Team Uget-Uget kembali menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, tidak hanya sebagai pengawal sosial, tetapi juga sebagai organisasi yang profesional dan peduli terhadap keadilan masyarakat.( Red)

Leave a Reply Cancel reply