
SURABAYA – Ketenangan warga Rumah Susun (Rusun) Tanah Merah, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, terusik pada Selasa (11/2/2026). Sepasang pemuda-pemudi digerebek warga saat sedang berduaan di dalam salah satu kamar rusun tanpa ikatan pernikahan yang sah.
Penggerebekan bermula dari kecurigaan warga terhadap aktivitas di salah satu unit rusun yang dihuni oleh seorang wanita berinisial Inz di blok A lantai 4 nomer 5. Pada Selasa sore hari pukul 18:00,sampai pukul 19:30 di pergoki oleh warga, selanjutnya warga mendapati seorang pria berinisial A C, warga Kedinding Tengah, berada di dalam kamar bersama Inz dalam kondisi lokasi gelap
Berdasarkan keterangan warga sekitar, oknum penghuni wanita tersebut disinyalir diduga sering memasukkan laki-laki yang berganti-ganti ke dalam unitnya. Hal ini memicu keresahan dan kemarahan warga karena dianggap mencoreng norma sosial dan ketertiban di lingkungan rusun.
Ketua RT dan tokoh masyarakat setempat yang memimpin aksi tersebut menyatakan kekecewaannya. Kehadiran pasangan yang tidak memiliki status hubungan jelas ini dianggap telah membuat onar dan mengganggu kondusivitas wilayah Rusun Tanah Merah.
Hadir pula Legiman sebagai Babinkamtibmas Polsek Kenjeran Surabaya,saya akan meminta dua pasangan ini untuk menikah dengan di saksikan oleh warga rusun, kalau tidak mau menikah, kami akan melakukan permasalahan secara hukum yang berlaku,”ujarnya
”Kami ingin lingkungan ini bersih dari kegiatan yang melanggar norma. Kejadian seperti ini sudah sangat meresahkan,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.
Saat ini, pasangan tersebut telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Warga memberikan dua opsi sebagai konsekuensi atas perbuatan mereka:
-Menikah secara resmi untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.
-Jika tidak, warga menuntut agar kasus ini diproses secara hukum melalui pasal perzinahan atau pelanggaran ketertiban umum.
Atas kejadian tersebut,mereka berdua membuat surat pernyataan yang telah di sepakati dan di saksikan oleh Babinkamtibmas Polsek Kenjeran, Ketua RT Rusun Tamer beserta warga rusun, dengan isi surat tidak akan mengulangi perbuatan tersebut
Warga berharap kejadian ini menjadi efek jera bagi penghuni lain agar senantiasa menjaga keamanan dan martabat lingkungan Rusun Tanah Merah.

Leave a Reply Cancel reply