
Surabaya, — Peringatan Haul KHM. Nur ke-64 berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan di kediaman keluarga besar almarhum, pada Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Ikhlas Sebagai Menuju Jalan Ridha Allah” yang menjadi refleksi spiritual bagi para jamaah untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara tahunan tersebut dihadiri ratusan jamaah. Sejak pagi, masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Suasana religius terasa hangat, dipenuhi lantunan shalawat yang menggema hingga ke sudut-sudut lokasi acara.
Haul tahun ini menghadirkan dua penceramah kondang, Gus Asrul Sani dan Ning Umi Laila, yang menyampaikan pesan-pesan dakwah penuh makna. Keduanya menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beramal dan memperkuat ukhuwah di tengah arus kehidupan modern yang serba cepat. Ceramah keduanya mendapat sambutan hangat dari para jamaah yang hadir dengan antusias.
Ketua Panitia Haul KHM. Nur ke-64, Moh. Kafabiy, S.Psi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa haul ini bukan hanya peringatan atas wafatnya ulama besar, tetapi juga sebagai momentum menumbuhkan kembali semangat perjuangan dan pengabdian KHM. Nur.
“Haul ini menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa ikhlas dalam berbuat dan beramal. Itulah pesan utama yang beliau tinggalkan, bahwa setiap amal tanpa keikhlasan tidak akan bernilai di sisi Allah,” ujar Kafabiy.
Ia juga menuturkan, semangat gotong royong dan kebersamaan dari masyarakat menjadi kunci terselenggaranya acara dengan lancar. Panitia berusaha memadukan unsur religius dan sosial dalam setiap rangkaian kegiatan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain dihadiri jamaah dan tokoh agama, panitia juga mengundang sejumlah stakeholder setempat, seperti tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, organisasi masyarakat serta unsur keamanan wilayah.
Menurut Kafabiy, kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai kebersamaan dan ketentraman sosial.
Kafabiy berharap, semangat keikhlasan yang diangkat dalam tema haul kali ini dapat terus diwariskan kepada generasi muda.
“Kami ingin nilai-nilai perjuangan KHM. Nur tidak hanya dikenang, tapi juga diamalkan. Semoga haul ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat tekad bersama menuju ridha Allah,” pungkasnya. ( Red )

Leave a Reply Cancel reply