{"id":79,"date":"2025-10-22T19:58:25","date_gmt":"2025-10-22T19:58:25","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpemburu.com\/?p=79"},"modified":"2025-10-22T19:58:25","modified_gmt":"2025-10-22T19:58:25","slug":"polda-ntt-berhasil-mengungkap-hilangnya-10-pucuk-senpi-organik-pelaku-dari-oknum-anggota-kepolisian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/2025\/10\/22\/polda-ntt-berhasil-mengungkap-hilangnya-10-pucuk-senpi-organik-pelaku-dari-oknum-anggota-kepolisian\/","title":{"rendered":"Polda NTT Berhasil Mengungkap Hilangnya 10 Pucuk Senpi Organik, Pelaku dari Oknum Anggota Kepolisian"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Liputanpemburu.com<br>Kupang ,   &#8211;  Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) berhasil mengungkap kasus hilangnya 10 pucuk senjata api (senpi) organik yang sempat dikabarkan dijual oleh oknum anggota kepolisian.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Setelah melalui proses penyelidikan intensif selama beberapa minggu, seluruh senjata tersebut akhirnya berhasil ditemukan, dari terungkapnya kasus tersebut ada seseorang oknum anggota berinisial S.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oknum anggota tersebut sekarang sedang dalam proses hukum,dengan tujuan untuk mencari apakah ada jaringan yang masih terlibat dari hilangnya puluhan pucuk senjata api ( senpi ). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Kasus ini mencuat setelah Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko, mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh jajarannya untuk melakukan penertiban dan pemeriksaan ulang terhadap seluruh senjata api milik institusi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Karo Logistik Polda NTT, Kombes Pol. Aldinan Manurung, saat dikonfirmasi Selasa (22\/10\/2025).<br>Mantan Kapolresta Kupang Kota itu menjelaskan, kasus ini mulai terbongkar ketika tim pemeriksa internal menemukan sejumlah kejanggalan dalam administrasi kepemilikan senjata api.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Kapolda NTT memerintahkan agar seluruh anggota, tanpa kecuali, termasuk yang sedang sakit atau sedang lepas dinas, tetap datang dan menyerahkan senjata untuk diperiksa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u201cDari hasil pemeriksaan, kami menemukan indikasi adanya penyalahgunaan. Salah satunya, ada dua pucuk senjata yang ternyata dipinjamkan ke Bali tanpa izin resmi,\u201d ujar Aldinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Saat disinggung mengenai pihak yang menerima pinjaman senjata tersebut, Aldinan memastikan bahwa peminjam bukan warga negara asing (WNA), melainkan warga negara Indonesia (WNI).\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Namun, ia menegaskan, peminjaman senjata api antar individu tidak dibenarkan tanpa prosedur dan dokumen resmi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Kami masih mendalami lebih jauh. Dalam aturan Polri, tidak ada alasan untuk meminjamkan senjata tanpa kelengkapan dokumen dan izin,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, membenarkan bahwa satu anggota kepolisian berinisial S telah diamankan karena diduga menjadi pelaku utama dalam kasus ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u201cInisial S, satu personel yang diduga terlibat telah diamankan untuk proses lebih lanjut. Ini merupakan keberhasilan dan patut diapresiasi,\u201d ujar Henry.<br>(Jef)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>Liputanpemburu.comKupang , &#8211; Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) berhasil mengungkap kasus hilangnya 10 pucuk senjata api (senpi) organik yang sempat dikabarkan dijual oleh <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/2025\/10\/22\/polda-ntt-berhasil-mengungkap-hilangnya-10-pucuk-senpi-organik-pelaku-dari-oknum-anggota-kepolisian\/\" title=\"Polda NTT Berhasil Mengungkap Hilangnya 10 Pucuk Senpi Organik, Pelaku dari Oknum Anggota Kepolisian\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":80,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-79","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tni-polri"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79\/revisions\/81"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}