{"id":2661,"date":"2026-07-01T17:50:27","date_gmt":"2026-07-01T17:50:27","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpemburu.com\/?p=2661"},"modified":"2026-07-01T17:50:27","modified_gmt":"2026-07-01T17:50:27","slug":"sekjen-kapirso-winda-menakar-formula-baru-untuk-pemimpin-surabaya-yang-tangguh-dan-berintegritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/2026\/07\/01\/sekjen-kapirso-winda-menakar-formula-baru-untuk-pemimpin-surabaya-yang-tangguh-dan-berintegritas\/","title":{"rendered":"Sekjen KAPIRSO ,Winda: Menakar Formula Baru Untuk Pemimpin Surabaya yang Tangguh dan Berintegritas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Surabaya, &#8211; Dinamika politik menjelang kontestasi kepemimpinan di Kota Surabaya selalu punya daya pikat tersendiri. Sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, Surabaya bukan sekadar pusat niaga dan jasa, melainkan laboratorium politik yang kerap melahirkan standar baru kepemimpinan nasional.Rabu ( 1\/7\/2026 )<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baru-baru ini, sebuah diskusi menarik menyeruak dari seminar bertajuk &#8220;Dekonstruksi Pemikiran Untuk Surabaya&#8221;. Forum tersebut melempar sebuah gagasan alternatif yang segar sekaligus menantang dan mengembalikan estafet kepemimpinan ke tangan figur perempuan, lalu mengawinkannya dengan ketajaman,kata Winda Tjahyaningrum selaku Sekjen Komunitas Arek Pinggiran Surabaya ( KAPIRSO)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bGagasan ini bukan sekadar romantisasi politik atau eksperimen tanpa arah. Ada logika sosiologis dan historis yang kuat mengapa formula &#8220;Perempuan-Jurnalis&#8221; ini patut ditakar secara serius untuk masa depan Kota Pahlawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bRomantisme Historis dan Kebutuhan &#8220;Sentuhan Ibu&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bSurabaya memiliki chemistry yang sangat kuat dengan kepemimpinan perempuan. Kita tentu belum lupa bagaimana sepuluh tahun era Tri Rismaharini mengubah wajah kota ini dari sekadar deretan beton menjadi kota yang lebih manusiawi, hijau, dan tertata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepemimpinan perempuan di ranah publik terbukti memiliki keunggulan komparatif pada aspek empathy- leadership\u2014sebuah gaya kepemimpinan yang mengedepankan ketekunan, detail, dan pendekatan yang mengayomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bFenomena ini sejatinya tidak tunggal. Ketangguhan pemimpin perempuan juga teruji di berbagai daerah, seperti Dewanti Rumpoko di Kota Batu hingga Sherly Tjoanda di Maluku Utara. Dalam konteks Surabaya hari ini, munculnya nama Indah Kurnia sebagai representasi figur perempuan dinilai sangat kontekstual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bSebagai politisi senior yang saat ini berkiprah di Senayan, Indah memiliki modal politik yang paripurna: popularitas berbasis kinerja nyata yang transparan, jaringan nasional yang kuat, namun tetap memiliki jangkar emosional yang kokoh dengan kaum wong cilik di akar rumput.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Surabaya pasca-pandemi dan di tengah tantangan ekonomi global hari ini membutuhkan pemimpin yang tidak hanya piawai membaca angka anggaran di balik meja, tetapi juga mau turun ke gang-gang sempit untuk mendengar tangisan warga. Di sinilah &#8220;sentuhan ibu&#8221; menemukan kasih sayangnya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bJurnalis Senior: Jangkar Kontrol Sosial dan Aspirasi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bNamun, sentuhan emosional saja tentu tidak cukup untuk mengelola kota sekompleks Surabaya. Ia butuh penyeimbang yang kritis, taktis, dan peka terhadap realitas sosial. Di sinilah gagasan menyandingkan unsur jurnalis senior menjadi sangat menarik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama Yousri Nur Raja Agam yang mencuat dalam seminar tersebut menawarkan dimensi baru dalam formula kepemimpinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bSeorang jurnalis senior, secara alamiah dibentuk oleh profesinya untuk menjadi &#8220;mata dan telinga&#8221; masyarakat. Mereka adalah profesi yang paling khatam dalam memetakan masalah kota\u2014mulai dari birokrasi yang mampet, ketimpangan bantuan sosial, hingga persoalan hukum warga pinggiran yang kerap terabaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bKetika seorang jurnalis senior bergeser ke ranah eksekutif, modal utamanya adalah sensitivitas terhadap ketidakadilan dan kemampuan berkomunikasi tanpa sekat. Kombinasi ini akan memastikan bahwa roda pemerintahan tidak berjalan seperti menara gading.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi kontrol sosial yang selama ini dipegang jurnalis di luar sistem, kini dibawa masuk untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar presisi menjawab kebutuhan riil warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bTantangan ke Depan: Menembus Tembok Pragmatisme<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bTentu saja, menduetkan politisi perempuan populer seperti Indah Kurnia dengan jurnalis senior sekelas Yousri Nur Raja Agam akan menghadapi ujian realitas politik. Jalan menuju balai kota tidak pernah linier; ia harus melewati restu partai politik, kalkulasi elektabilitas, dan modal logistik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bNamun, esensi dari seminar &#8220;Dekonstruksi Pemikiran Untuk Surabaya&#8221; justru terletak pada keberanian untuk mendobrak kebuntuan opsi-opsi politik yang itu-itu saja. Surabaya tidak boleh terjebak dalam pragmatisme politik yang hanya memunculkan pemimpin berdasarkan popularitas semu tanpa kedalaman visi sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bPerpaduan antara perspektif gender yang mengayomi dan watak jurnalisme yang kritis serta peka sosial adalah alternatif yang menjanjikan. Ini bukan lagi soal sekadar memenangkan pemilu, melainkan tentang bagaimana merawat masa depan Surabaya agar tetap menjadi kota yang maju secara ekonomi, namun tetap humanis dan berkeadilan bagi setiap warganya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Formula ini layak ditunggu, dan yang lebih penting, layak diperjuangkan.Sambil menunggu pemilihan umum yang akan datang di tahun 2029. ( Zainal &amp; Team )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>Surabaya, &#8211; Dinamika politik menjelang kontestasi kepemimpinan di Kota Surabaya selalu punya daya pikat tersendiri. Sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, Surabaya bukan sekadar <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/2026\/07\/01\/sekjen-kapirso-winda-menakar-formula-baru-untuk-pemimpin-surabaya-yang-tangguh-dan-berintegritas\/\" title=\"Sekjen KAPIRSO ,Winda: Menakar Formula Baru Untuk Pemimpin Surabaya yang Tangguh dan Berintegritas\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":2663,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2661"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2664,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2661\/revisions\/2664"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}