{"id":1909,"date":"2026-04-24T03:57:27","date_gmt":"2026-04-24T03:57:27","guid":{"rendered":"https:\/\/liputanpemburu.com\/?p=1909"},"modified":"2026-04-24T03:57:27","modified_gmt":"2026-04-24T03:57:27","slug":"sikat-habis-pasar-tumpah-di-atas-drainase-petugas-satpol-pp-gabungan-sterilkan-jalan-tambak-wedi-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/2026\/04\/24\/sikat-habis-pasar-tumpah-di-atas-drainase-petugas-satpol-pp-gabungan-sterilkan-jalan-tambak-wedi-surabaya\/","title":{"rendered":"Sikat Habis Pasar Tumpah di Atas Drainase, Petugas Satpol PP Gabungan Sterilkan Jalan Tambak Wedi Surabaya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bSURABAYA \u2013 Tindakan tegas diambil oleh petugas gabungan Satpol PP Kota Surabaya, Kecamatan Kenjeran, bersama TNI dan Polri dalam menertibkan pasar tumpah di sepanjang Jalan Tambak Wedi, Jumat (24\/04). Penertiban ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kemacetan parah dan pelanggaran fungsi saluran air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bPetugas tidak hanya membubarkan lapak, tetapi juga mengangkut paksa sarana berjualan seperti meja, kursi, dan barang milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terbukti memakan bahu jalan dan menutup drainase.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200b<br>\u200bLurah Tambak Wedi, Fian Surya, menegaskan bahwa operasi ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Surabaya. Fokus utama adalah mengembalikan fungsi jalan umum dan memastikan saluran air tidak terhambat oleh bangunan liar atau aktivitas dagang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200b&#8221;Kami bergerak berdasarkan laporan warga mengenai kemacetan kronis di wilayah ini. Instruksi Bapak Wali Kota sudah jelas: tidak boleh ada aktivitas dagang di atas saluran air. Ini adalah pelanggaran yang harus ditindak,&#8221; tegas Fian di lokasi penertiban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bPihak kelurahan juga membantah klaim pedagang yang menyebut penertiban ini mendadak. Surya menyatakan bahwa sosialisasi secara lisan maupun tertulis sudah dilakukan sejak bulan Ramadan lalu, namun para pedagang tetap membandel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bDi tengah operasi, sempat terjadi ketegangan saat petugas mulai mengangkut barang-barang pedagang. Muna, salah satu pedagang q, menyatakan keberatannya. Ia mengaku merugi karena penertiban ini dianggap mematikan usahanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200b&#8221;Petugas langsung angkut barang dan kasih surat. Kalau jualan saya ditaruh di dalam rumah, bagaimana mau laku? Saya punya stand, tapi kalau tidak buka di depan, tidak ada pembeli,&#8221; keluh Muna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bMenanggapi hal tersebut, pihak otoritas tetap pada pendiriannya. Pedagang liar yang selama ini menggunakan bahu jalan diminta segera berpindah ke pasar tradisional resmi atau pasar milik Pemerintah Kota yang telah disediakan, demi menjaga ketertiban umum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200bPemerintah Kota Surabaya memastikan bahwa kawasan Jalan Tambak Wedi akan dijaga ketat agar pedagang tidak kembali kucing-kucingan dengan petugas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u200b&#8221;Kegiatan ini dipastikan akan berlanjut. Jangan sampai setelah kami tertibkan hari ini, besok mereka kembali lagi. Aturan harus tegak demi kenyamanan seluruh warga Surabaya,&#8221; pungkas Fian<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>\u200bSURABAYA \u2013 Tindakan tegas diambil oleh petugas gabungan Satpol PP Kota Surabaya, Kecamatan Kenjeran, bersama TNI dan Polri dalam menertibkan pasar tumpah di sepanjang Jalan <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/2026\/04\/24\/sikat-habis-pasar-tumpah-di-atas-drainase-petugas-satpol-pp-gabungan-sterilkan-jalan-tambak-wedi-surabaya\/\" title=\"Sikat Habis Pasar Tumpah di Atas Drainase, Petugas Satpol PP Gabungan Sterilkan Jalan Tambak Wedi Surabaya\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":1910,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-1909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1909"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1909\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1911,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1909\/revisions\/1911"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputanpemburu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}