Kolaborasi KKN 01 UINSA dan Pokdarwis Jatimulyo Hadirkan Denah Wisata Gunung Kendil dan Pasar Bantar

​NGAWI — Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 01 UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya resmi menyerahkan Denah Wisata Gunung Kendil dan Pasar Bantar kepada pihak pengelola pada Minggu (19/7/2026). Penyerahan media informasi berbasis pemetaan ini berlangsung di kawasan Wisata Gunung Kendil, Desa Jatimulyo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.

​Program ini dirancang sebagai sarana edukasi visual dan branding destinasi untuk mempermudah navigasi wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.

​Integrasi Teknologi Kode QR untuk Navigasi Wisatawan

​Penyusunan denah wisata ini melewati serangkaian tahapan komprehensif, mulai dari observasi lapangan, pemetaan lokasi, wawancara, hingga koordinasi dengan Pemerintah Desa dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

​Melalui peta tata letak baru ini, pengunjung dapat menemukan berbagai titik krusial secara presisi, meliputi:

  • ​Fasilitas umum dan area pelayanan
  • ​Lokasi wahana rekreasi
  • ​Spot swafoto (photo booth)
  • ​Fitur Digital Kode QR (QR Code): Terhubung langsung ke situs web resmi untuk menyajikan sejarah singkat terbentuknya Gunung Kendil secara digital.

​Pengelola Pokdarwis, Ali Nur Hidayat, menilai kehadiran denah ini sangat krusial mengingat luasnya area geografis Gunung Kendil.

​”Denah wisata sangat membantu pengunjung karena kawasan Gunung Kendil cukup luas. Wisatawan kini dapat mengenali seluruh potensi destinasi, sekaligus menjadi media branding efektif agar pengunjung dari luar daerah mudah menjelajah,” jelas Ali.

​Solusi Atas Kebutuhan Lapangan

​Koordinator Desa KKN 01 UINSA Surabaya, Hidayatul Kamal, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bermula dari temuan evaluasi di lapangan. Sebelumnya, banyak wisatawan yang kerap mengalami kebingungan mengenai petunjuk arah dan lokasi fasilitas publik.

​”Kami berharap denah wisata ini dapat membantu pengunjung mengenal kawasan Gunung Kendil dan Pasar Bantar dengan lebih mudah, sehingga mereka merasa lebih nyaman saat berwisata,” ujar Kamal.

​Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua Pokdarwis Gunung Kendil dan Pasar Bantar, Agus Setiawan. Menurutnya, pemetaaan ini secara langsung meningkatkan standar pelayanan (service excellence) pengelola terhadap para pelancong.

​Prospek Pengembangan dan Keberlanjutan Program

​Ke depan, denah informasi ini tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk arah statis. Pihak Pokdarwis berencana memperkaya fungsi media ini dengan mengintegrasikan kalender acara (event calendar) yang diperbarui secara berkala, baik bulanan maupun tahunan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong tingkat kunjungan ulang (repeat visit) para wisatawan.

​Pokdarwis juga menggarisbawahi pentingnya komitmen jangka panjang. Pengembangan sektor pariwisata Desa Jatimulyo diharapkan tidak bersifat tren sesaat (gimmick), melainkan konsisten untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

​Dengan diserahkannya denah wisata ini, kolaborasi antara akademisi (UINSA Surabaya), pemerintah desa, dan elemen masyarakat (Pokdarwis) diharapkan terus terjalin secara berkelanjutan demi memperkuat promosi serta kemajuan pariwisata Kabupaten Ngawi. ( Red )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*