SURABAYA – Sebagai bentuk komitmen institusi dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam sistem pendidikan, SMP Negeri 58 Surabaya telah menerapkan sebuah inovasi program unggulan bernama “JAWARA” (Juz Amma Wujudkan Rajin Qur’an Tiap Hari). Program yang berfokus pada peningkatan kemampuan tahfidz Al-Qur’an ini merupakan inisiatif strategis dari Kepala Sekolah, Ibu Suharti, S.Pd., M.Pd., yang telah berjalan secara konsisten selama kurun waktu satu tahun terakhir.
Keberhasilan implementasi program ini didukung oleh sinergi yang solid antara manajemen sekolah dan tim pendamping yang kompeten, di antaranya Ibu Elfira Putri Kusumaningdia, S.Pd., Bapak Abdul Khoyi, S.Pd.I., Bapak Drs. Tarmuji, M.Pd., serta Bapak Mahin, S.Pd.I. Kolaborasi dan dedikasi para pendidik ini menjadi fondasi utama dalam memfasilitasi perkembangan kemampuan hafalan siswa secara optimal.
Bukti nyata dari capaian program tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan Munaqosah atau ujian hafalan yang diselenggarakan pada Selasa, 14 April 2026. Acara ini terlaksana berkat kerjasama strategis dengan Kementerian Agama Kota Surabaya, berlangsung dari pukul 07.00 hingga 11.00 WIB di lingkungan sekolah. Proses asesmen dilakukan secara profesional oleh tim penguji, yaitu Bapak H. Choirur Roziqin, S.Ag., M.Pd. (Kasi PAIS) dan Bapak Imam Sya’roni, S.Ag.
Sebanyak 28 siswa dari berbagai jenjang kelas berhasil mengikuti dan menyelesaikan ujian dengan hasil yang memuaskan. Komposisi peserta terdiri dari 7 siswa kelas VII, 5 siswa kelas VIII, dan 16 siswa kelas IX, dengan capaian hafalan yang bervariasi antara 1 hingga 3 Juz.
Dalam sambutannya, Bapak H. Choirur Roziqin menegaskan posisi strategis SMPN 58 Surabaya dalam peta pendidikan agama di kota ini. Beliau menyatakan bahwa secara geografis, sekolah ini merupakan satu-satunya sekolah negeri di wilayah Surabaya Utara yang menyelenggarakan kegiatan Munaqosah. Secara keseluruhan, institusi ini menempati peringkat ketiga di tingkat kota sebagai SMP Negeri yang melaksanakan program serupa dengan jumlah partisipan yang besar dan signifikan.
Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa SMPN 58 Surabaya berupaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Pihak sekolah berharap Program JAWARA dapat terus berkelanjutan dan mengalami peningkatan kualitas, sehingga mampu menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya serta memberikan bekal kehidupan yang bernilai ibadah bagi peserta didik.
Dalam kesempatan terpisah, Bapak M. Yusuf, M.Pd.I selaku Pengawas PAI Kota Surabaya juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada para guru PAI se-Kota Surabaya untuk terus mempererat kolaborasi dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa melalui program-program tahfidz yang terstruktur.
diakhir wawancara dengan awak media Kepala Sekolah berharap,Semoga langkah nyata yang diambil oleh SMP Negeri 58 Surabaya ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi pelita yang menerangi jalan bagi generasi mendatang. Besar harapan kami, semangat “JAWARA” senantiasa menyala di dada setiap siswa, menjadikan Al-Qur’an bukan sekadar hafalan di lisan, melainkan cahaya yang menuntun langkah dan menjadi pedoman hidup yang abadi. tutup Suharti.

Leave a Reply